5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Liverpool di Musim Ini

14 Mei 2019

Liverpool – Liverpool menutup Liga Inggris 2018-19 dengan kemenangan. The Reds menang dua gol tanpa balas atas Wolverhampton Wanderers di Anfield, Minggu (12/5/2019) malam WIB.

Tetapi, kemenangan tersebut belum dapat mengantarkan Liverpool meraih gelar juara Liga Inggris musim ini. Dengan 97 poin, The Reds melulu terpaut satu poin dari Manchester City yang tampil sebagai juara.

Meski tidak berhasil meraih gelar domestik, Liverpool memiliki peluang untuk memenangkan trofi Liga Champions. Syaratnya, skuat racikan Jurgen Klopp ini mengungguli Tottenham Hotspur pada laga final di Madrid, 2 Juni 2019.

Melihat performanya musim ini, tidak memblokir kemungkinan Liverpool akan mendominasi pada tahun-tahun ke depan. Berikut 5 hal yang butuh diketahui mengenai Liverpool pada musim ini laksana dikutip dari agen judi bola terpercaya dunia:

5. Kebijakan Tepat di Bursa Transfer

Liverpool merasakan musim dalam negeri 2017-18 yang lumayan baik, dengan trio penyerang Mohamad Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Namun, skuat racikan Jurgen Klopp ini lemah di lini pertahanan.

Karena itu, Liverpool perlu mengerjakan investasi dengan menyebabkan pemain ruang belajar dunia guna lini pertahanan. Pada bursa transfer musim dingin 2018, Liverpool menggondol bek tengah asal Belanda Virgil van Dijk dari Southampton.

Setelah itu, Liverpool merekrut kiper Alisson Becker dari AS Roma. Kehadiran dua pemain ini menciptakan pertahanan The Reds semakin kokoh.

Pada musim ini, Liverpool menjadi kesebelasan yang sangat sedikit kecurian di Liga Inggris. Dari 38 pertandingan, Liverpool melulu kemasukan 22 gol, satu gol lebih tidak banyak dari Manchester City yang menjadi juara.

4. Virgil van Dijk: Bek Terbaik Liga Inggris Musim Ini

Virgin van Dijk adalah pembelian sempurna yang dilaksanakan Liverpool. Diboyong dari Southampton pada Januari 2018, ia telah menambah permainannya dan sudah menjadi pemimpin di lini pertahanan Liverpool.

Liverpool sangat memimpikan seorang pemimpin di jantung pertahanan sesudah Jamie Carragher pensiun. Kehadiran bek asal Belanda itu telah memenuhi kekosongan itu.

Tak melulu berperan besar di lini pertahanan, Van Dijk pun terkandang berkontribusi dengan gol yang didapatkan dari umpan sepak pojok atau tendangan bebas. Ia sudah menjadi pemain yang menjanjikan guna Liverpool di tahun-tahun mendatang.

3. Sadio Mane: Penyerang Paling Diremehkan di Liga Inggris

Sadio Mane bukan nama besar di dunia sepak bola dan barangkali tak bakal pernah. Tetapi siapa juga yang menyaksikan striker asal Senegal tersebut beraksi, kenyataan menunjukkan bahwa ia ialah pemain ruang belajar dunia.

Bersama Liverpool, Mane telah memperlihatkan dirinya sebagai salah penyerang paling riskan di Liga Inggris. Musim ini, dia mengemas 22 gol.

Namun, kecemerlangan Mane tertutup oleh Mohamed Salah dan Roberto Firmino. Dua penyerang Liverpool tersebut selalu menjadi berita utama.

Meski demikian, Mane tampaknya lumayan senang telah mengerjakan tugasnya guna klub dan tersebut sangat penting. Meski ia tidak tidak jarang kali mendapatkan pujian yang layak, pemain dan fans Liverpool bakal setuju bahwa mereka tidak bakal sama tanpa dirinya.

2. Jurgen Klopp Bakal Dikenang Sebagai Salah Satu Manajer Terhebat Sepanjang Masa

Jurgen Klopp Bakal Dikenang Sebagai Salah Satu Manajer Terhebat Sepanjang Masa
Gaya sepak bola Jurgen Klopp yang paling menekan, hasrat guna permainan, dan kepribadiannya ramah telah menciptakan juru taktik asal Jerman menjadi kesayangan penonton di seluruh klub yang sudah dilatihnya. Ia menjadi orang kesatu yang bakal membela pemainnya andai ada kritik dari luar klub.

Karena itu, Klopp tahu kapan mesti meminta semua pemainnya untuk bertindak bersama. Salah satunya pernyataannya di ketika leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

“Percayalah, bakal ada satu atau dua gol. Bahkan, andai kita tidak mencetak gol dalam 15, 20 menit kesatu di babak kedua, percayalah pada 65, 66, 67 menit yang dapat kita cetak. Dengan Anfield di belakang, keyakinan saya, kita dapat melakukannya,” kata bek Liverpool Dejan Lovren ketika menirukan perkataan Klopp di ruang ganti laksana dikutip dari website resmi klub.

Kini, melulu masalah waktu untuk Klopp untuk menyerahkan Liverpolgelar juara. Ia dipercayai akan menjadi di antara manajer terhebat sepanjang masa.

1. Awal Era Dominasi Liverpool

Liverpool mesti puas finis sebagai runner up Liga Inggris 2018-19Dengan mengoleksi 97 poin, The Reds melulu terpaut satu angka dari Manchester City yang tampil sebagai juara.

Namun, Liverpool mesti bangga dengan performa mereka musim ini. Di samping mampu berlomba ketat dengan Manchester City, The Reds pun mempunyai peluang guna memenangkan trofi Liga Champions.

Jika Liverpool mengungguli Tottenham Hotspur pada laga final di Madrid, 2 Juni 2019, trofi Liga Champions bakal menjadi obat kehilangan gelar dalam negeri kesatu dalam 30 tahun terakhir.

Singkatnya, walau kalah dalam perebutan gelar Liga Inggris, ini dapat menjadi mula dari sesuatu yang istimewa guna Liverpool.