Kalah Dari Real Madrid Tahun Lalu, Liverpool Makin Membara

29 Mei 2019

Sadio Mane menuliskan pengalaman musim kemudian di final Liga Champions yang mengalami kekalahan menyakitkan dari Real Madrid bakal memotivasi skuat Liverpool guna meraih kemenangan dari Tottenham.

Musim kemudian Liverpool mengejutkan tidak sedikit pihak. Pasukan Jurgen Klopp ini mampu melaju kembali sampai ke final Liga Champions tahun lalu.

Di final, mereka berhadapan degan Real Madrid. Liverpool sebetulnya disebut punya kans untuk mengungguli sang juara bertahan.

Akan namun Liverpool masih belum di berkati oleh Dewi Fortuna. Di babak kesatu mereka ditinggalkan Mohamed Salah yang cedera.

Setelah tersebut Loris Karius menciptakan dua blunder fatal. Pada kesudahannya Liverpool juga kalah dengan skor 3-1.

Sumber Motivasi

Liverpool sebelumnya pun pernah bermain di final Liga Europa. Maka dari tersebut The Reds diunggulkan akan dapat menang atas Tottenham berkat pengalamannya itu.

Beberapa pemain Liverpool laksana Andrew Robertson dan Georginio Wijnaldum menyinggung pengalaman tersebut tak akan menciptakan The Reds berkesempatan lebih besar guna jadi juara ketimbang Tottenham. Namun Mane beranggapan sebaliknya.

“Kami tidak banyak kecewa sebab kami hendak memenangkan Liga Champions tahun lalu, yang tdak terjadi. Real Madrid ialah tim yang lebih baik,” ucapnya seperti dikutip Bandar Bola Online Resmi .

“Kami masih memiliki tidak sedikit hal di sana. Jadi ayo kita pakai pengalaman ini dari musim kemudian untuk mengerjakan segalanya agar bisa memenangkan pertandingan melawan Tottenham,” seru Mane.

Tak Tertekan

Liverpool sendiri telah lama tidak mengangkat piala liga champion. Sekarang adalah waktu yang tepat dan digadang-gadang untuk dapat memenangkan trofi Liga Champions, karena tersebut satu-satunya kesempatan mereka menyelesaikan musim dengan gemilang.

Hal itu dapat menjadi desakan tersendiri untuk skuat Liverpool. Akan namun Mane menegaskan bahwa seluruh rekan-rekannya tidak merasa tertekan.

“Kami mendapatkan semangat lebih, namun bukan tekanan, karena hal tersebut tidak pernah membantu,” kata Mane. “Di Liverpool, kami tidak mempunyai masalah ini,” tegasnya.

“Kami tidak jarang kali lapar, selalu hendak memberikan segalanya guna memenangkan pertandingan. Jadi saya pikir tersebut bukan tekanan, melulu motivasi,” pungkasnya.